Author @hendri Verifier - Public
Back to 1 Verify Mark as read Debunk me Download PDF Locked

Bab 12: Kosakata Bugis Sehari-hari

Pada bab-bab sebelumnya, kamu sudah berlatih melihat huruf Lontara sebagai bunyi: dibaca ba, dibaca ma, ᨒᨚ dibaca lo, dan seterusnya. Sekarang kita mulai menghubungkan bunyi itu dengan makna.

Inilah saatnya membaca kata-kata yang lebih terasa hidup: sapaan, anggota keluarga, benda di sekitar, angka, dan kata sifat sederhana.

Bahasa Bugis adalah bahasa hidup yang dipakai dalam masyarakat Bugis, terutama di Sulawesi Selatan, dan memiliki sejarah budaya tulis yang panjang (Pelras, 1996). Karena bahasa ini hidup, kamu mungkin akan mendengar variasi ucapan dari satu daerah ke daerah lain. Itu wajar. Dalam belajar bahasa daerah, sikap yang baik adalah belajar dari buku, lalu mendengarkan penutur asli, guru, orang tua, atau tetua setempat.

Bab ini tidak bertujuan membuatmu langsung hafal semua kata. Tujuannya lebih sederhana:

  1. kamu mengenal beberapa kata Bugis yang sering muncul;
  2. kamu dapat membaca bentuk Latinnya dan bentuk Lontaranya;
  3. kamu mulai sadar bahwa Lontara kadang tidak menuliskan semua bunyi yang terdengar, terutama bunyi akhir.

Kata-kata dasar dalam bab ini dipilih dari kosakata umum Bugis dan dapat dibandingkan dengan kamus Bugis klasik karya B. F. Matthes, salah satu sumber penting awal untuk kosakata Bugis tertulis (Matthes, 1874).

Apa itu kosakata?

Kosakata adalah kumpulan kata yang dimiliki atau dipelajari seseorang.

Misalnya, dalam bahasa Indonesia, kamu mengenal kata:

  • rumah
  • air
  • ibu
  • satu
  • besar

Itu semua adalah bagian dari kosakata bahasa Indonesia.

Dalam bahasa Bugis, kita juga dapat belajar kata-kata yang memiliki makna serupa. Misalnya:

  • bola berarti rumah;
  • uwae berarti air;
  • indo’ berarti ibu;
  • seddi atau se’di berarti satu;
  • maloppo berarti besar.

Jika ditulis dalam Lontara, kata bola menjadi:

ᨅᨚᨒ

Mari kita pecah:

  • ᨅᨚ = bo
  • = la

Jadi:

ᨅᨚᨒ = bo-la = bola

Inilah cara belajar kosakata Lontara: lihat bentuknya, pecah menjadi suku kata, baca pelan, lalu hubungkan dengan maknanya.

Catatan penting tentang ejaan Lontara

Sebelum masuk ke daftar kata, ingat kembali satu hal dari bab sebelumnya: Lontara tradisional adalah aksara dengan vokal bawaan, yaitu huruf dasarnya biasanya berbunyi dengan vokal /a/, lalu tanda vokal mengubah bunyinya. Dalam kajian sistem tulisan, sistem seperti ini sering disebut abugida atau alphasyllabary (Daniels & Bright, 1996).

Contoh:

  • = ka
  • ᨀᨗ = ki
  • ᨀᨘ = ku
  • ᨀᨙ = ke
  • ᨀᨚ = ko

Namun ada hal lain yang perlu diingat: dalam penulisan Lontara tradisional, beberapa bunyi akhir sering tidak ditulis secara jelas. Misalnya, bunyi hentian seperti tanda apostrof pada ana’ atau tabe’ biasanya tidak diberi tanda khusus dalam tulisan Lontara pemula.

Jadi:

ana’ dapat ditulis:

ᨕᨊ

Dibaca oleh orang yang tahu kosakatanya sebagai ana’, bukan sekadar ana.

Karena itu, ketika belajar membaca Lontara, kita tidak hanya membaca huruf. Kita juga memakai ingatan kosakata dan konteks.

Cara memakai daftar kata dalam bab ini

Setiap daftar kata akan memiliki beberapa bagian:

Bagian Artinya
Latin Bentuk kata dengan huruf Latin
Lontara Bentuk kata dengan aksara Lontara
Arti Makna dalam bahasa Indonesia
Catatan baca Petunjuk kecil agar tidak salah membaca

Jangan terburu-buru. Pilih lima kata dulu. Baca bentuk Lontaranya. Tutup kolom Latin. Coba baca sendiri. Setelah itu, periksa kembali.

Sapaan dan kata sosial sederhana

Kata sapaan adalah kata yang dipakai ketika bertemu, memanggil, menjawab, atau berbicara dengan orang lain. Dalam budaya Bugis-Makassar, kesopanan sangat penting. Beberapa kata seperti tabe’ dan iyé sering dipakai untuk menunjukkan sikap hormat.

Latin Lontara Arti Catatan baca
tabe’ ᨈᨅᨙ permisi; maaf; ungkapan sopan Bunyi akhir tidak tampak jelas dalam Lontara
iyé ᨕᨗᨐᨙ iya; ya, dengan rasa sopan Dibaca i-yé
idi’ ᨕᨗᨉᨗ Anda; kamu secara sopan Bunyi akhir biasanya tidak ditulis
iko ᨕᨗᨀᨚ kamu, lebih akrab Pakai dengan hati-hati sesuai hubungan
aga ᨕᨁ apa Huruf berbunyi ga

Perhatikan kata tabe’:

ᨈᨅᨙ

Pecahannya:

  • = ta
  • ᨅᨙ = be

Secara huruf, kamu melihat ta-be. Tetapi dalam pemakaian, kata ini sering dibaca tabe’, dengan bunyi akhir pendek seperti tertahan.

Contoh situasi:

Ketika lewat di depan orang yang lebih tua, seseorang dapat mengucapkan tabe’ sebagai tanda sopan.

Dalam latihan membaca, kamu boleh mengucapkan dulu ta-be, lalu ingat bahwa kata sopannya adalah tabe’.

Anggota keluarga dan orang di sekitar

Sekarang kita masuk ke kata tentang keluarga dan orang. Kata-kata ini penting karena sering muncul dalam percakapan sehari-hari.

Latin Lontara Arti Catatan baca
tau ᨈᨕᨘ orang; manusia Dibaca ta-u, lalu menyatu menjadi tau
indo’ ᨕᨗᨉᨚ ibu Bunyi akhir biasanya tidak ditulis
ama / amang ᨕᨆ ayah; bapak Bentuk dan ucapan dapat bervariasi menurut daerah
ana’ ᨕᨊ anak Dibaca sebagai ana’ jika konteksnya “anak”
kaka’ ᨀᨀ kakak Bunyi akhir tidak tampak jelas
anri ᨕᨋᨗ adik adalah huruf nra/nri dalam gabungan ini
sappo ᨔᨄᨚ sepupu; kerabat dekat Konsonan rangkap pp tidak selalu tampak

Mari kita lihat kata indo’:

ᨕᨗᨉᨚ

Pecahannya:

  • ᨕᨗ = i
  • ᨉᨚ = do

Jadi bentuk yang terlihat adalah i-do. Dalam kosakata Bugis, kata ini dibaca indo’, yaitu “ibu”.

Sekarang lihat ana’:

ᨕᨊ

Pecahannya:

  • = a
  • = na

Tulisan itu tampak seperti a-na. Tetapi kata keluarga yang dimaksud adalah ana’, “anak”. Di sinilah kosakata membantu mata kita. Tanpa mengenal kata ana’, pembaca pemula mungkin hanya membaca ana.

Benda di sekitar

Kosakata benda membuat kita bisa mulai menyebut dunia di sekitar kita: rumah, air, perahu, pakaian, dan buku. Sebagian kata berikut adalah kata Bugis lama, sebagian lainnya dapat berupa kata yang juga dikenal melalui bahasa Indonesia atau bahasa lain. Bahasa yang hidup memang sering saling meminjam kata.

Latin Lontara Arti Catatan baca
bola ᨅᨚᨒ rumah ᨅᨚ = bo, = la
lopi ᨒᨚᨄᨗ perahu Kata penting dalam lingkungan maritim
aju ᨕᨍᨘ kayu; pohon Dibaca a-ju
uwae ᨕᨘᨓᨕᨙ air Dibaca perlahan u-wa-e
ase ᨕᨔᨙ padi; beras Makna tepat dapat bergantung pada konteks
waju ᨓᨍᨘ baju; pakaian Dibaca wa-ju
buku ᨅᨘᨀᨘ buku Kata
τ TheoryTrace