Author @hendri Verifier - Public
Back to 1 Verify Mark as read Debunk me Download PDF Locked

Bab 2: Pinyin, Nada, dan Pelafalan Awal

Pada Bab 1, kita sudah melihat bahwa Mandarin memiliki tiga pintu penting: bunyi, Pinyin, dan Hanzi. Bab ini masuk ke pintu pertama dengan lebih hati-hati: bagaimana bunyi Mandarin ditulis dengan Pinyin, bagaimana nada bekerja, dan bagaimana kita mulai mengucapkan suku kata Mandarin dengan benar.

Untuk pemula, tujuan bab ini bukan “langsung terdengar seperti penutur asli”. Tujuan yang lebih sehat adalah:

mengenal sistemnya, mendengar perbedaannya, lalu meniru dengan pelan dan sadar.

Mandarin adalah bahasa bernada. Artinya, tinggi-rendah suara pada satu suku kata dapat membedakan makna kata. Dalam linguistik, nada atau tone adalah pola tinggi nada yang menjadi bagian dari bentuk kata, bukan sekadar hiasan emosi seperti ketika kita bertanya atau terkejut dalam bahasa Indonesia (Yip, 2002; Duanmu, 2007). Karena itu, sejak awal kita perlu belajar bunyi Mandarin bersama nadanya.

2.1 Apa itu Pinyin?

Pinyin adalah sistem penulisan bunyi Mandarin dengan huruf Latin. Nama lengkapnya adalah Hànyǔ Pīnyīn atau 汉语拼音, yang berarti kurang lebih “ejaan bunyi bahasa Han/Mandarin”. Pinyin dipakai untuk membantu orang membaca, mengetik, belajar pelafalan, dan menuliskan bunyi Mandarin dalam huruf Latin. Standar internasional untuk romanisasi Mandarin modern juga memakai sistem Pinyin sebagai dasar (ISO, 2015).

Perhatikan bahwa Pinyin bukan bahasa Mandarin itu sendiri. Pinyin adalah alat bantu untuk menuliskan bunyi. Hanzi tetap menjadi sistem tulisan utama dalam bahasa Mandarin tertulis. Misalnya:

Hanzi Pinyin Arti
你好 nǐ hǎo halo
谢谢 xièxie terima kasih
中国 Zhōngguó Tiongkok/Cina

Jika kita belum tahu Hanzi, Pinyin membantu kita membaca bunyinya. Namun Pinyin tidak boleh dibaca persis seperti ejaan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris. Misalnya, huruf q dalam Pinyin tidak dibaca seperti “ki” dalam bahasa Indonesia, dan huruf x tidak sama seperti “eks”. Kita akan melatih bunyi-bunyi sulit itu lebih khusus pada Bab 3. Untuk sekarang, kita mulai dari cara kerja Pinyin secara umum.

Bayangkan Pinyin seperti peta suara. Peta tidak sama dengan tempat aslinya, tetapi peta membantu kita berjalan. Begitu juga Pinyin: ia membantu kita menuju pelafalan Mandarin yang benar.

2.2 Suku kata: potongan kecil dalam bunyi Mandarin

Sebelum membahas nada, kita perlu mengenal istilah suku kata.

Suku kata adalah satu unit bunyi yang biasanya diucapkan dalam satu dorongan suara. Dalam bahasa Indonesia, kata makan memiliki dua suku kata: ma-kan. Kata buku memiliki dua suku kata: bu-ku. Kata air biasanya diucapkan sebagai satu atau dua suku kata tergantung gaya bicara, tetapi kita tetap dapat merasakan potongan bunyinya.

Dalam Mandarin, banyak kata terdiri dari satu atau dua suku kata. Setiap suku kata biasanya memiliki satu nada. Contoh:

Hanzi Pinyin Jumlah suku kata
1
1
hǎo 1
你好 nǐ hǎo 2
中国 Zhōngguó 2

Dalam Pinyin, satu suku kata Mandarin dapat dipahami sebagai gabungan dari tiga bagian:

  1. bunyi awal, yaitu suara yang muncul di depan;
  2. bunyi akhir, yaitu bagian vokal atau gabungan vokal setelah bunyi awal;
  3. nada, yaitu pola tinggi-rendah suara.

Dalam buku bahasa Mandarin, bunyi awal sering disebut initial, sedangkan bunyi akhir disebut final. Istilah ini umum dipakai dalam deskripsi fonologi Mandarin, yaitu ilmu yang mempelajari sistem bunyi bahasa (Duanmu, 2007).

Contoh sederhana:

Suku kata Bunyi awal Bunyi akhir Nada
m a nada 1
n i nada 3
hǎo h ao nada 3
shì sh i nada 4
ài ai nada 4

Pada contoh ài, tidak ada bunyi awal. Suku kata langsung dimulai dengan bunyi akhir ai. Jadi, tidak semua suku kata harus memiliki bunyi awal, tetapi setiap suku kata Mandarin yang diucapkan normal memiliki pola nada; nada netral adalah bentuk khusus yang akan kita bahas nanti.

2.3 Empat nada utama dalam Mandarin

Mandarin standar memiliki empat nada utama dan satu nada netral. Nada-nada ini bukan “lagu panjang”, melainkan pola gerak suara pada satu suku kata. Dalam kajian bahasa, nada Mandarin sering dijelaskan berdasarkan tinggi-rendah suara: datar tinggi, naik, rendah/melengkung, dan turun tajam (Chao, 1968; Yip, 2002; Duanmu, 2007).

Mari kita gunakan suku kata ma sebagai contoh. Dengan nada berbeda, bunyinya berubah makna.

Nada Pinyin Hanzi Arti umum Gerak suara
Nada 1 ibu tinggi dan datar
Nada 2 rami; kebas naik
Nada 3 kuda rendah, melengkung
Nada 4 memarahi turun tajam
Nada netral ma partikel tanya ringan dan pendek

Contoh ini terkenal karena menunjukkan bahwa nada bukan tambahan kecil. Nada dapat membedakan kata. Jika kita mengucapkan seperti , artinya dapat berubah.

Namun jangan takut. Pada tahap awal, kita tidak perlu sempurna. Kita hanya perlu mulai mendengar dan meniru perbedaannya.

2.4 Nada pertama: tinggi dan datar

Nada pertama ditulis dengan garis datar di atas vokal:

ā ē ī ō ū ǖ

Nada pertama diucapkan dengan suara tinggi dan stabil. Jangan naik, jangan turun. Bayangkan kita menahan satu nada musik dengan tenang.

Contoh:

Hanzi Pinyin Arti
ibu
dia laki-laki
dia perempuan
satu

Cara melatihnya:

Ucapkan seperti menahan suara “maaa” pada nada yang cukup tinggi. Jangan terlalu keras. Nada tinggi bukan berarti berteriak. Tinggi nada adalah posisi suara, bukan volume.

Latihan kecil:

mā — tā — yī — zhōng

Pada zhōng 中, artinya “tengah” atau “pusat”. Kita belum perlu membahas bunyi zh secara rinci sekarang. Cukup dengarkan bahwa nadanya datar: zhōng, bukan zhóng atau zhòng.

2.5 Nada kedua: naik

Nada kedua ditulis dengan tanda naik:

á é í ó ú ǘ

Nada kedua bergerak dari sedang menuju lebih tinggi. Bagi penutur bahasa Indonesia, nada ini kadang terasa seperti intonasi ketika kita bertanya “ha?” atau “ya?” dengan suara naik. Tetapi hati-hati: dalam Mandarin, nada naik ini adalah bagian dari kata, bukan hanya gaya bertanya.

Contoh:

Hanzi Pinyin Arti
rami; kebas
lái datang
shéi siapa
nián tahun

Latihan:

má — lái — shéi — nián

Cobalah mulai dari suara sedang, lalu naik. Jangan mulai terlalu rendah. Jika terlalu rendah, nanti nada kedua terdengar seperti nada ketiga.

Contoh dalam kata:

míngnián 明年 = tahun depan

Kata ini terdiri dari dua suku kata: míng dan nián. Keduanya bernada kedua. Ucapkan keduanya dengan gerakan naik: míng-nián.

2.6 Nada ketiga: rendah dan melengkung

Nada ketiga ditulis dengan tanda seperti mangkuk kecil:

ǎ ě ǐ ǒ ǔ ǚ

Untuk pemula, nada ketiga sering dijelaskan sebagai “turun lalu naik”. Penjelasan ini berguna saat kata diucapkan sendirian, misalnya 马 “kuda”. Namun dalam percakapan alami, nada ketiga tidak selalu terdengar turun-naik penuh. Sering kali ia terdengar sebagai nada rendah, terutama ketika diikuti suku kata lain. Perubahan nada ketiga dalam rangkaian ucapan adalah bagian penting dari fonologi Mandarin (Duanmu, 2007).

Untuk tahap awal, ingat dua aturan praktis yang aman:

  1. Jika suku kata nada ketiga diucapkan sendirian, boleh dilatih sebagai turun-naik: .
  2. Jika berada di tengah kata atau kalimat, ucapkan dengan rasa rendah dan pendek, jangan dipaksa melengkung terlalu panjang.

Contoh:

Hanzi Pinyin Arti
kuda
kamu
hǎo baik
saya

Kata yang sangat penting:

nǐ hǎo 你好 = halo

Secara tulisan Pinyin, kedua suku katanya bernada ketiga: dan hǎo. Dalam pengucapan Mandarin standar, ketika dua nada ketiga berurutan, nada ketiga pertama biasanya berubah terdengar seperti nada kedua. Jadi nǐ hǎo sering diucapkan mendekati ní hǎo, walaupun tetap ditulis nǐ hǎo dalam Pinyin dasar. Perubahan seperti ini disebut tone sandhi, yaitu perubahan nada karena posisi dalam rangkaian bunyi (Duanmu, 2007).

Kita belum perlu menghafal semua perubahan nada sekarang. Cukup kenali bahwa ucapan alami kadang sedikit berbeda dari tanda nada yang tertulis.

Latihan:

wǒ — nǐ — hǎo — mǎ
nǐ hǎo
wǒ hěn hǎo

我很好 (wǒ hěn hǎo) berarti “saya sangat baik” atau dalam konteks bertanya kabar: “saya baik-baik saja.”

2.7 Nada keempat: turun tegas

Nada keempat ditulis dengan tanda turun:

à è ì ò ù ǜ

Nada keempat bergerak dari tinggi ke rendah dengan cepat dan tegas. Bagi pemula, nada ini bisa dibayangkan seperti mengatakan “tidak!” dengan singkat dan jelas. Tetapi jangan dibuat marah; cukup turun tajam.

Contoh:

Hanzi Pinyin Arti
memarahi
shì adalah; benar
tidak
xiè berterima kasih

Kata penting:

xièxie 谢谢 = terima kasih

Suku kata pertama xiè bernada keempat. Suku kata kedua dalam xièxie sering diucapkan ringan, mendekati nada netral. Jadi jangan mengucapkan dua-duanya terlalu berat. Ucapkan: xiè-xie, dengan tekanan lebih jelas pada bagian pertama.

Latihan:

shì — bù — xiè — zài
bú shì
xièxie
zàijiàn

再见 (zàijiàn) berarti “sampai jumpa”. Kedua suku katanya bernada keempat: zài dan jiàn.

2.8 Nada netral: ringan dan pendek

Selain empat nada utama, Mandarin memiliki nada netral. Dalam Pinyin, nada netral biasanya tidak diberi tanda nada. Nada ini diucapkan lebih ringan, lebih pendek, dan tinggi-rendahnya bergantung pada nada sebelumnya. Dalam kajian Mandarin, nada netral dianggap sebagai bagian penting dari pola tekanan dan ritme kata, bukan sekadar “tidak ada nada” (Chao, 1968; Duanmu, 2007).

Contoh:

Hanzi Pinyin Arti
ma partikel tanya
de penanda kepemilikan/keterangan
谢谢 xièxie terima kasih
爸爸 bàba ayah
妈妈 māma ibu

Perhatikan 妈妈 (māma). Suku kata pertama bernada pertama. Suku kata kedua ma netral, sehingga lebih ringan. Jangan ucapkan mā mā sama berat jika maksudnya “ibu” dalam bentuk panggilan sehari-hari. Ucapkan lebih alami:

māma
kuat-ringan

Begitu juga:

bàba 爸爸 = ayah
xièxie 谢谢 = terima kasih

Nada netral sering muncul pada partikel, pengulangan panggilan keluarga, dan beberapa kata sehari-hari. Kita akan sering menemuinya dalam percakapan.

2.9 Di mana tanda nada ditulis?

Dalam Pinyin, tanda nada diletakkan di atas huruf vokal. Vokal utama dalam Pinyin adalah:

a, o, e, i, u, ü

Jika satu suku kata hanya punya satu vokal, letaknya mudah:

Suku kata Tanda nada
ma mā, má, mǎ, mà
ni nī, ní, nǐ, nì
bu bū, bú, bǔ, bù

Jika ada gabungan vokal, tanda nada mengikuti aturan ejaan Pinyin. Untuk pemula, aturan praktis yang paling berguna adalah:

  1. Jika ada a, tanda nada biasanya diletakkan di atas a: hǎo, lái.
  2. Jika tidak ada a, tetapi ada o atau e, tanda nada diletakkan di atas o atau e: , shéi.
  3. Pada gabungan iu dan ui, tanda nada diletakkan di huruf kedua: liù, duì.

Contoh:

Pinyin tanpa nada Pinyin dengan nada Hanzi Arti
hao hǎo baik
lai lái datang
wo saya
shei shéi siapa
liu liù enam
dui duì benar; terhadap

Huruf ü juga penting. Ia melambangkan bunyi vokal bulat depan, mirip mengucapkan “i” tetapi bibir dibulatkan seperti “u”. Dalam Pinyin, dua titik pada ü kadang dihilangkan setelah huruf tertentu seperti j, q, x, y karena tidak menimbulkan kebingungan dalam sistem ejaan Pinyin. Misalnya:

Bentuk Pinyin Catatan
titik ditulis karena perlu dibedakan dari nu
titik ditulis karena perlu dibedakan dari lu
sebenarnya bunyinya memakai ü, tetapi ditulis u setelah q
xué sebenarnya memakai ü, tetapi ditulis u setelah x

Kita akan melatih bunyi ü, q, dan x lebih pelan pada Bab 3.

2.10 Membaca satu suku kata Mandarin

Sekarang kita gabungkan semuanya. Untuk membaca suku kata Mandarin, jangan langsung menebak seperti membaca bahasa Indonesia. Lakukan tiga langkah kecil.

Pertama, lihat bunyi awalnya. Misalnya pada , bunyi awalnya m. Pada hǎo, bunyi awalnya h. Pada ài, tidak ada bunyi awal.

Kedua, lihat bunyi akhirnya. Pada , bunyi akhirnya a. Pada hǎo, bunyi akhirnya ao. Pada , bunyi akhirnya i.

Ketiga, lihat nadanya. Tanda di atas vokal memberi petunjuk pola suara.

Mari kita coba:

Pinyin Cara memecah Nada Ucapkan
m + a 1 tinggi-datar
m + a 2 naik
m + a 3 rendah/melengkung
m + a 4 turun
n + i 3 rendah
hǎo h + ao 3 rendah/melengkung
shì sh + i 4 turun
lái l + ai 2 naik

Contoh kalimat pendek:

Nǐ hǎo.
你好。
Halo.

Wǒ shì Anna.
我是 Anna。
Saya Anna.

Xièxie.
谢谢。
Terima kasih.

Pada tahap ini, jangan khawatir jika Hanzi belum hafal. Fokuslah pada Pinyin dan bunyinya. Hanzi akan kita bangun lebih khusus pada Bab 4.

2.11 Bunyi letupan dan hembusan: b/p, d/t, g/k

Ada satu hal pelafalan awal yang sangat penting bagi penutur bahasa Indonesia: beberapa pasangan huruf Pinyin tidak dibedakan terutama karena “bersuara” atau “tidak bersuara”, tetapi karena ada atau tidaknya hembusan udara kuat. Dalam fonetik, hembusan udara setelah bunyi letupan disebut aspirasi. Mandarin standar membedakan pasangan seperti b/p, d/t, dan g/k terutama melalui aspirasi (Duanmu, 2007).

Mari jelaskan dari nol.

Ucapkan bunyi pa sambil menaruh telapak tangan di depan mulut. Jika terasa ada hembusan udara kuat, itu aspirasi. Dalam Pinyin:

  • p diucapkan dengan hembusan kuat;
  • b diucapkan tanpa hembusan kuat.

Jadi, Pinyin b tidak persis sama dengan “b” bahasa Indonesia yang bersuara jelas. Ia lebih dekat ke bunyi “p” yang sangat ringan tanpa hembusan kuat.

Contoh:

Pinyin Hanzi Arti Catatan
delapan tanpa hembusan kuat
tengkurap dengan hembusan kuat
menaiki; memasang tanpa hembusan kuat
他/她 dia dengan hembusan kuat
kakak laki-laki tanpa hembusan kuat
mata pelajaran; cabang ilmu dengan hembusan kuat

Latihan dengan kertas:

  1. Pegang selembar kertas tipis di depan mulut.
  2. Ucapkan . Kertas sebaiknya tidak banyak bergerak.
  3. Ucapkan . Kertas seharusnya bergerak lebih kuat.
  4. Ulangi dengan dā/tā dan gē/kē.

Latihan ini sederhana, tetapi sangat berguna. Banyak pemula terlalu membaca Pinyin seperti ejaan bahasa sendiri. Padahal Pinyin memiliki aturan bunyi sendiri.

2.12 Jangan mengejar cepat; kejarlah jelas

Pada awal belajar bahasa, orang sering ingin segera berbicara cepat. Tetapi dalam pelafalan Mandarin, cepat tanpa nada yang jelas dapat membuat kata sulit dipahami. Lebih baik lambat, pendek, dan tepat.

Bandingkan dua cara latihan berikut.

Cara pertama:

nǐhǎowǒshìandixièxie

Semuanya disambung, cepat, dan tidak jelas.

Cara kedua:

Nǐ hǎo.
Wǒ shì Andi.
Xièxie.

Cara kedua lebih baik. Setiap suku kata diberi ruang. Nada lebih mudah dilatih. Pendengar juga lebih mudah memahami.

Mandarin memiliki ritme sendiri. Kita akan memahaminya sedikit demi sedikit melalui frasa dan dialog. Untuk sekarang, prinsipnya sederhana:

Pelan dulu. Jelas dulu. Nada dulu. Kecepatan datang belakangan.

2.13 Latihan mendengar: sebelum meniru, dengarkan

Pelafalan yang baik dimulai dari telinga. Jika kita belum mendengar perbedaannya, mulut sulit menirunya. Karena itu, latihan mendengar sama pentingnya dengan latihan berbicara.

Cobalah latihan berikut dengan rekaman penutur Mandarin standar, guru, atau kamus audio yang tepercaya.

Dengarkan pasangan ini:

Pasangan Fokus
mā — má datar vs naik
má — mǎ naik vs rendah
mǎ — mà rendah vs turun
bā — pā tanpa hembusan vs dengan hembusan
dā — tā tanpa hembusan vs dengan hembusan
gē — kē tanpa hembusan vs dengan hembusan

Saat mendengar, jangan langsung mengulang. Dengarkan dulu tiga kali. Tanyakan pada diri sendiri:

  1. Apakah suaranya datar, naik, rendah, atau turun?
  2. Apakah ada hembusan udara kuat?
  3. Apakah suku katanya pendek atau panjang?
  4. Bagian mana yang terdengar paling sulit?

Setelah itu baru tirukan.

Latihan yang baik bisa berjalan seperti ini:

dengar → diam sebentar → tirukan → bandingkan → ulangi

Jika memungkinkan, rekam suara sendiri. Banyak orang terkejut karena suara yang terasa benar di mulut belum tentu terdengar benar saat diputar ulang. Ini normal. Rekaman adalah cermin belajar.

2.14 Latihan mengucapkan empat nada

Gunakan suku kata ma terlebih dahulu. Jangan terburu-buru memakai banyak kosakata. Satu suku kata cukup untuk membangun kendali nada.

Ucapkan:

mā — má — mǎ — mà

Lalu balik urutannya:

mà — mǎ — má — mā

Kemudian acak:

mā — mǎ — mà — má
má — mà — mā — mǎ
mǎ — mā — má — mà

Setelah mulai nyaman, ganti dengan suku kata lain:

bā — bá — bǎ — bà
dā — dá — dǎ — dà
gē — gé — gě — gè
lā — lá — lǎ — là

Tidak semua kombinasi ini harus menjadi kata umum. Tujuannya adalah melatih gerak nada. Namun ketika memungkinkan, hubungkan dengan kata nyata agar lebih bermakna:

Pinyin Hanzi Arti
delapan
mencabut
kata ukur/pegangan; struktur tertentu
ayah
memukul; menelepon
besar
kakak laki-laki
kata ukur umum

Kita akan bertemu () dan () lagi saat belajar angka dan kata ukur.

2.15 Latihan membaca Pinyin pendek

Sekarang baca frasa-frasa berikut. Bacalah pelan. Fokus pada nada.

Salam

Hanzi Pinyin Arti
你好 nǐ hǎo halo
早上好 zǎoshang hǎo selamat pagi
再见 zàijiàn sampai jumpa
谢谢 xièxie terima kasih
对不起 duìbuqǐ maaf

Catatan: dalam 对不起 (duìbuqǐ), suku kata bu sering ringan dalam ucapan alami. Untuk pemula, bacalah perlahan: duì-bu-qǐ.

Orang dan kata ganti

Hanzi Pinyin Arti
saya
kamu
dia laki-laki
dia perempuan
我们 wǒmen kami/kita
你们 nǐmen kalian
他们 tāmen mereka laki-laki/campuran
她们 tāmen mereka perempuan

Perhatikan bahwa dan sama-sama dibaca . Hanzi berbeda, bunyi sama. Ini contoh awal bahwa Pinyin menunjukkan bunyi, sedangkan Hanzi dapat menunjukkan perbedaan tulisan dan makna.

Kalimat sangat pendek

Hanzi Pinyin Arti
我是老师。 Wǒ shì lǎoshī. Saya guru.
你好吗? Nǐ hǎo ma? Apa kamu baik?
我很好。 Wǒ hěn hǎo. Saya baik-baik saja.
他是谁? Tā shì shéi? Dia siapa?
这是书。 Zhè shì shū. Ini buku.

Jangan khawatir jika tata bahasa kalimat ini belum semuanya dijelaskan. Kita akan membahasnya pada bab-bab berikutnya. Di sini, kalimat-kalimat ini dipakai untuk melatih Pinyin, nada, dan ritme.

2.16 Cara belajar nada untuk anak dan dewasa

Anak-anak sering belajar nada seperti lagu pendek. Dewasa sering belajar nada dengan penjelasan dan kesadaran bentuk. Keduanya boleh. Yang penting, latihan tidak dibuat menakutkan.

Untuk anak-anak, gunakan gerakan tangan:

  • nada 1: tangan bergerak lurus mendatar di atas;
  • nada 2: tangan naik;
  • nada 3: tangan turun lalu naik;
  • nada 4: tangan turun cepat;
  • nada netral: tangan kecil, ringan, pendek.

Untuk dewasa, gunakan tiga pengingat:

  1. Nada adalah bagian dari kata.
  2. Nada harus dilatih dengan telinga dan mulut.
  3. Kesalahan nada normal pada awal belajar, tetapi jangan diabaikan terus-menerus.

Latihan bersama keluarga atau teman bisa dibuat seperti permainan. Satu orang mengucapkan mā, má, mǎ, mà, lalu yang lain menebak nadanya. Setelah itu bergantian.

2.17 Kesalahan awal yang wajar

Kesalahan adalah bagian dari belajar. Yang penting adalah tahu kesalahan mana yang sering muncul.

Kesalahan pertama: membaca Pinyin seperti bahasa Indonesia sepenuhnya. Beberapa huruf memang mirip, tetapi tidak semuanya. Misalnya x, q, zh, ch, dan r perlu latihan khusus.

Kesalahan kedua: mengabaikan nada. Jika hanya membaca “ma” tanpa nada, kita kehilangan bagian penting dari kata. Biasakan menulis dan membaca tanda nada sejak awal.

Kesalahan ketiga: nada ketiga terlalu panjang. Dalam percakapan, nada ketiga sering tidak diucapkan melengkung penuh. Jangan membuat setiap nada ketiga terlalu dramatis.

Kesalahan keempat: nada keempat terlalu marah. Nada keempat memang turun tegas, tetapi tidak perlu berteriak atau terdengar kesal.

Kesalahan kelima: semua suku kata diberi tekanan sama. Mandarin memiliki nada, tetapi juga punya ritme. Nada netral seperti pada māma, bàba, dan xièxie harus lebih ringan.

Jika Anda membuat kesalahan-kesalahan ini, itu bukan tanda gagal. Itu tanda bahwa telinga dan mulut sedang menyesuaikan diri.

2.18 Latihan akhir bab

Bacalah bagian ini beberapa kali dalam beberapa hari. Jangan habiskan semua latihan dalam satu duduk panjang. Latihan pendek tetapi sering biasanya lebih efektif.

Latihan 1: kenali nada

Tentukan nada dari Pinyin berikut.

  1. shì
  2. hǎo
  3. lái
  4. xiè

Jawaban:

  1. nada 1
  2. nada 3
  3. nada 4
  4. nada 2
  5. nada 3
  6. nada 4
  7. nada 3
  8. nada 2
  9. nada 3
  10. nada 4

Latihan 2: baca pelan

Baca dengan suara jelas.

Nǐ hǎo.
Wǒ shì Budi.
Xièxie.
Zàijiàn.
Wǒ hěn hǎo.

Setelah membaca, rekam suara Anda. Dengarkan kembali. Apakah nada pertama datar? Apakah nada kedua naik? Apakah nada keempat turun? Apakah nada netral ringan?

Latihan 3: bedakan hembusan

Pegang kertas tipis di depan mulut. Ucapkan:

bā — pā
dā — tā
gē — kē

Jika kertas bergerak kuat pada , , dan , latihan Anda sudah menuju arah yang benar.

Latihan 4: dengar dan tirukan

Dengan bantuan audio, dengarkan lalu tirukan:

mā — má — mǎ — mà
nī — ní — nǐ — nì
hāo — háo — hǎo — hào
shī — shí — shǐ — shì

Ingat, beberapa bentuk mungkin bukan kata yang sering dipakai. Latihan ini untuk membentuk otot pelafalan.

2.19 Ringkasan bab

Dalam bab ini, kita mempelajari dasar Pinyin dan nada.

Pinyin adalah sistem penulisan bunyi Mandarin dengan huruf Latin. Ia membantu kita membaca dan mengetik, tetapi tidak sama dengan Hanzi. Satu suku kata Mandarin biasanya dapat dipahami sebagai gabungan bunyi awal, bunyi akhir, dan nada.

Mandarin standar memiliki empat nada utama:

  • nada 1: tinggi dan datar, seperti ;
  • nada 2: naik, seperti ;
  • nada 3: rendah atau melengkung, seperti ;
  • nada 4: turun tegas, seperti .

Selain itu, ada nada netral yang ringan dan pendek, seperti ma pada māma atau xièxie.

Kita juga mulai mengenal aspirasi, yaitu hembusan udara kuat pada bunyi seperti p, t, dan k dalam Pinyin. Pasangan seperti b/p, d/t, dan g/k perlu dilatih dengan telinga dan mulut.

Pada bab berikutnya, kita akan masuk ke bunyi-bunyi yang sering terasa sulit bagi penutur Indonesia: zh, ch, sh, r, j, q, x, z, c, s, serta beberapa vokal penting. Jangan khawatir jika sekarang belum sempurna. Fondasi yang baik dibangun dengan latihan kecil yang diulang dengan sabar.

References

Chao, Yuen Ren. 1968. A Grammar of Spoken Chinese. Berkeley: University of California Press.

Duanmu, San. 2007. The Phonology of Standard Chinese. 2nd ed. Oxford: Oxford University Press.

ISO. 2015. ISO 7098:2015, Information and documentation — Romanization of Chinese. Geneva: International Organization for Standardization.

Yip, Moira. 2002. Tone. Cambridge: Cambridge University Press.

τ TheoryTrace