Log in to access more pages.
Create an account or log in to continue reading more pages.
Log in
Daftar isi
Ratu Sinuhun dan Kekuatan Perempuan Nusantara
Belajar sejarah perempuan, hukum adat, Islam, dan kekuasaan dari Palembang abad ke-17 hingga warisannya bagi Indonesia
Baca setiap bagian secara berurutan. Setiap judul dapat dibuka sebagai dokumen TheoryTrace.
- Cover1
- Hak cipta2
- Petunjuk membaca buku ini3
- Pendahuluan4
- Bab 1: Mengapa Ratu Sinuhun Penting Dipelajari5
- Bab 2: Cara Membaca Sejarah Perempuan dengan Kritis6
- Bab 3: Nusantara Sebelum Indonesia: Kerajaan, Adat, dan Jaringan Perdagangan7
- Bab 4: Palembang Abad ke-17: Sungai, Sultan, dan Masyarakat8
- Bab 5: Mengenal Ratu Sinuhun dalam Ingatan Sejarah9
- Bab 6: Perempuan di Lingkar Kekuasaan Palembang10
- Bab 7: Apa Itu Hukum Adat11
- Bab 8: Simbur Cahaya: Aturan, Ingatan, dan Tata Hidup12
- Bab 9: Dari Norma Menjadi Aturan Tertulis13
- Bab 10: Adat dan Islam: Bertemu, Berunding, dan Berubah14
- Bab 11: Mengatur Keluarga, Perkawinan, dan Martabat15
- Bab 12: Perempuan, Laki-Laki, dan Keadilan Sosial16
- Bab 13: Pusat Kekuasaan dan Masyarakat Uluan17
- Bab 14: Hukum, Denda, dan Penyelesaian Sengketa18
- Bab 15: Ketika Kolonialisme Mengubah Hukum Lokal19
- Bab 16: Membandingkan Ratu Sinuhun dengan Perempuan Berpengaruh Lain di Nusantara20
- Bab 17: Kekuatan Perempuan Tidak Selalu Berbentuk Takhta21
- Bab 18: Warisan Hukum Lokal Sebelum Indonesia Berdiri22
- Bab 19: Mengapa Kisah Ratu Sinuhun Relevan Hari Ini23
- Bab 20: Menjadi Pembaca Sejarah yang Adil dan Berani Bertanya24
- Penutup25