Version 1 of 1
Daftar isi
Initial Aksbel table of contents. · Working · Aug 26, 2026 01:50 · saved by @mujirin
Daftar isi
Ratu Sinuhun dan Hukum Perempuan Nusantara
Memahami kekuasaan, adat, Islam, gender, dan warisan hukum lokal dari Palembang abad ke-17 hingga Indonesia modern
Baca setiap bagian secara berurutan. Setiap judul dapat dibuka sebagai dokumen TheoryTrace.
- Cover
- Hak cipta
- Petunjuk membaca buku ini
- Pendahuluan
- Bab 1: Mengapa Ratu Sinuhun Penting bagi Sejarah Hukum Perempuan
- Bab 2: Cara Membaca Sejarah Hukum Perempuan
- Bab 3: Palembang Abad ke-17 dalam Peta Politik Nusantara
- Bab 4: Ratu Sinuhun, Kesultanan Palembang, dan Legitimasi Kekuasaan
- Bab 5: Simbur Cahaya sebagai Teks Hukum dan Ingatan Sosial
- Bab 6: Dari Norma Hidup ke Aturan Tertulis
- Bab 7: Adat, Islam, dan Tata Hukum Palembang
- Bab 8: Perempuan sebagai Subjek Hukum dan Penggerak Norma
- Bab 9: Perkawinan, Keluarga, dan Relasi Gender dalam Simbur Cahaya
- Bab 10: Sanksi, Denda, dan Keadilan dalam Masyarakat Lokal
- Bab 11: Uluan, Iliran, dan Hubungan Pusat dengan Daerah
- Bab 12: Ekonomi, Tanah, dan Keteraturan Sosial
- Bab 13: Kehormatan, Tubuh, dan Perlindungan Sosial Perempuan
- Bab 14: Membandingkan Ratu Sinuhun dengan Perempuan Berkuasa di Nusantara
- Bab 15: Hukum Lokal Menghadapi Kolonialisme
- Bab 16: Politik Pengetahuan Kolonial tentang Adat dan Perempuan
- Bab 17: Warisan Simbur Cahaya dalam Sejarah Hukum Indonesia
- Bab 18: Membaca Ratu Sinuhun dengan Perspektif Gender Kontemporer
- Bab 19: Perdebatan, Keterbatasan Sumber, dan Pertanyaan Terbuka
- Bab 20: Menulis Ulang Sejarah Hukum Perempuan Nusantara
- Penutup