Author
Created 30 documents in this book.
- Daftar isi
- Cover
- Hak cipta
- Petunjuk membaca buku ini
- Pendahuluan
- Bab 1: Krisis Fisika Klasik dan Lahirnya Kuantum
- Bab 2: Gelombang, Partikel, dan Hipotesis de Broglie
- Bab 3: Dari Tantangan Debye ke Persamaan Schrödinger
- Bab 4: Fungsi Gelombang dan Interpretasi Probabilistik
- Bab 5: Persamaan Schrödinger Satu Dimensi
- Bab 6: Sumur Potensial, Tangga Potensial, dan Efek Terowongan
- Bab 7: Struktur Matematika Ruang Hilbert
- Bab 8: Operator, Observable, dan Pengukuran
- Bab 9: Komutator dan Prinsip Ketidakpastian
- Bab 10: Dinamika Kuantum dan Gambar Waktu
- Bab 11: Osilator Harmonik Kuantum
- Bab 12: Momentum Sudut dalam Mekanika Kuantum
- Bab 13: Sistem Tiga Dimensi dan Potensial Pusat
- Bab 14: Atom Hidrogen
- Bab 15: Spin dan Momen Magnetik
- Bab 16: Penjumlahan Momentum Sudut dan Struktur Halus
- Bab 17: Metode Aproksimasi
- Bab 18: Transisi Kuantum dan Perturbasi Bergantung Waktu
- Bab 19: Partikel Identik dan Statistik Kuantum
- Bab 20: Atom Banyak Elektron dan Tabel Periodik
- Bab 21: Kuantum dalam Molekul, Padatan, dan Getaran Kisi
- Bab 22: Gas Fermi, Materi Terkondensasi, dan Bintang Netron
- Bab 23: Keterikatan Kuantum dan Fondasi Modern
- Bab 24: Jalur Menuju Mekanika Kuantum Lanjut
- Penutup
Editor
Recorded 13 substantive edits in this book.
- Pendahuluan 1 edit
- Bab 1: Krisis Fisika Klasik dan Lahirnya Kuantum 1 edit
- Bab 2: Gelombang, Partikel, dan Hipotesis de Broglie 1 edit
- Bab 3: Dari Tantangan Debye ke Persamaan Schrödinger 1 edit
- Bab 5: Persamaan Schrödinger Satu Dimensi 1 edit
- Bab 8: Operator, Observable, dan Pengukuran 1 edit
- Bab 9: Komutator dan Prinsip Ketidakpastian 1 edit
- Bab 11: Osilator Harmonik Kuantum 1 edit
- Bab 12: Momentum Sudut dalam Mekanika Kuantum 1 edit
- Bab 14: Atom Hidrogen 1 edit
- Bab 15: Spin dan Momen Magnetik 1 edit
- Bab 16: Penjumlahan Momentum Sudut dan Struktur Halus 1 edit
- Bab 22: Gas Fermi, Materi Terkondensasi, dan Bintang Netron 1 edit
30 documents created · 13 edits · 0 documents verified